REGISTER SLOT CASINO SPORTSBOOK POKER PROMO BERITA Kisah Tiga Kerajaan ( Sam kok ) tiongkok | Cerita Unik

Senin, 22 November 2021

Kisah Tiga Kerajaan ( Sam kok ) tiongkok

| Senin, 22 November 2021

 


                Cerita Sam kok - Kisah klasik di negara China ini begitu populer hingga beredar puluhan yang di adaptasikan sebagai film, game, bahkan komik yang hampir tidak pernah putus ceritanya. Bercerita tentang usaha ratusan tokoh dalam berperang dan menyelamatkan negara mereka dari Kehancuran ( Han AD 220-289 ). Dimulai dari usaha menumpas pemberontakan dan memperbaiki negara, tetapi karena ada perbedaan motivasi. pandangan dan kepentingan masing-masing tokoh akhirnya berujung pada perpecahan yang terjadi pada 3 negara atau kerajaan.

                Uniknya Kisah Tiga Negara bukan hanya sekedar kisah atau mitos belaka tetapi betul-betul bercerita tentang tokoh dan pelaku sejarah yang betulan ada dan hidup di masa tersebut. Rangkaian kejadian yang diceritakan sampai akhirnya pecah menjadi 3 kerjaan sesuai dengan sejarah yang diungkapkan. hanya saja banyak versi yang berbeda kejadian. detail serta akurasinya yang berkurang atau berubah karena terus menerus diceritakan ulang secara lisan sejak kejadian tersebut berjalan pada abad ke 3.

                Padahal kisah Sam kok itu sejatinya adalah karya sastra. Faktor kekayaan sejarah di dalamnya adalah kepintaran oleh penulis yakni Luo Guanzhong ( 1330-1400) dalam menceritakan konflik yang terjadi sesuai dengan kejadian aslinya sebagai sejarah politik. motivasi hingga amsbisi yang dimiliki oleh sekian ratus tokoh dalam cerita. Hal ini membuat dunia menciptakan cerita ini mejadi sangat nyata dan begitu real. Tapi sebenarnya di dalam cerita tersebut banyak kesalahan dan inakurasi sejarah.

              Sebagai karya sastra kisah Tiga Negara yang memiliki ragam kekeliruan sejarah. Hal ini terjadi karena 2 alasan. alasan yang pertama adalah terbatasnya data sejarah yang dimiliki oleh sang penulis. Ketika itu catatan sejarah resmi tersimpan oleh lembaga kekaisaran sehingga di kaji ulang hampir mustahil untuk melakukan kecuali oleh pejabat terkait. Karena itu kemungkinan terbesar penulis hanya berkerja dengan tulisan dan data-data sekunder yang diwariskan oleh penulis-penulis sebelumnya.

            Kisah Tiga Negara dipercaya bukan hasil karya dari seorang pengarang saja tetapi komplikasi dari puluhan bahkan tulisan yang dikumpulkan dari satu generasi ke generasi lainnya, karena itu Luo Guanzhong tidak menuliskan namanya dalam cetakan Kisah Tiga Negara karena menganggap karya tersebut bukanlah hasil ciptaan pribadi. Lalu alasan yang kedua, kekeliruan sejarah dalam kisah Tiga Negara terjadi karena faktor kesengajaan.

            Jangan bingung, kekeliruan sejarah ini disengaja karena bertujuan untuk menggugah Nasionalisme dan semangat bela negara generasi muda di zamannya. ketika kasih ini dibuat negeri China sedang dikualisi oleh bangsa asing yakni dinasti Yuan (Mongol) dan sedang berjuang untuk merebut kemerdekaan kembali. Oleh karena itu dalam cerita banyak yang dilakukan penekanan pada unsur cinta negara, loyalitas kepada bangsa dan mejunjung tinggi nilai-nilai keadilan.

          Sementara Liu Bei diceritakan sebagai penguasa ideal yang di cintai rakyat. Cao Cao seorang tokoh dari kubu lain diceritakan sebagai sosok licik, ambisius, kurang bermoral. Hal ini terjadi karena kebutuhan narasi cerita yang membutuhkan sisi baik dan sisi jahat agar menarik untuk diikuti. Cao cao sekedar mendapatkan porsi Antagonis atau pemeran jahat. tentu bukan hanya soal karakter tetapi jalan ceritanya pun agak menyimpang dari sejarah.

            Faktanya Liu Bei adalah seorang warlord atau penguasa militer yang kapabel dan aktif berperang selama masa konflik sehingga berhasil keluar sebagai salah satu penguasa dari 3 kerajaan. dia memang diketahui lebih peduli dengan nasib rakyat kecil tetapi bukanlah seorang naif yang menolak berperang. banyak siasat dan tipu muslihat perang yang dilakukan oleh Liu Bei tetapi disebutkan untuk dilakukan oleh bawahannya dalam cerita tersebut untuk menjaga imagenya. 

            Demikian juga sebaliknya, Cao cao selalu diceritakan sebagai seorang egois yang berdarah dingin dan penuh kecurangan dalam bertindak, padahal dia melakukan banyak kebaikan juga sehingga penduduk di dataran tengah dan utara china bisa selamat dari bencana kelaparan dan peperangan. menghadapi perbedaan yang kontras antara karya sastra dan fakta sejarah yang sebagaimana kita sebaliknya menyikapi kisah Tiga Negara ?

            Karya sastra Kisah Tiga negara yang kita kenal merupakan kompilasi Luo Guanzhong dan secara formal sebagai Sanguo-yanyi. oleh para ahli, karya sastra ini disebut - disebut memiliki kadar sejarah sekitar 70%. jadi latar belakang dan banyak kejadian yang terjadi lumayan sesuai dengan fakta sejarah tetapi 30% lainnya erkaan karena dibutuhkan untuk kepentingan narasi cerita. lalu bagaimana dengan sejarah asli mengenai era Tiga Negara ?

           Memperkenalkan Sanguo-Zhi atau Records Of the Three Kingdoms. sebuah catatan sejarah yang dituliskan pada masa akhir dinasti Han. Dibuat oleh Chen Shou (233-297) yang hidup pada masa tesebut dan menerima tugas dari pemerintah untuk menulis kejadian yang berlangsung pada masa Tiga kerjaan. Pemilihan Chen Shou sendiri disengaja karena dianggap sebagai sosok yang lebih dikenal dimana dia bukan merupakan pejabat asli dari dinasti yang berkuasa.

            Karya Chen Shou berbentuk kumpulan biografi yang diakuin oleh kekaisaran sebagai dokumen sejarah resmi. tentu dokumen yang sedemikian penting tidak lepas dari beragam kritik. sanggahan , maupun cross check dengan narasumber yang masih hidup atau pencatatan resmi kekaisaran. karyanya tersebut sudah melalui banyak kritisi. revisi dan penilian lanjutan oleh akademi dan departemen pencatatan kekaisaran baik yang sejaman maupun pada era setelahnya.

           Bisa dimengerti bahwa Sanguozhi kemudian diakui sebagai dokumen sejarah oleh para ahli. Bebas dari bias atau propaganda penguasa karena terus-menerus mengalami revisi yang dilakukan oleh para ahli yang hidup di zaman dan dinasi sebelahnya sehingga tidak memiliki kepentingan politis untuk melakukan distrosi sejarah. Karena itu kredibilitas catatan sejarah tersebut dianggap tinggi dan layak menjadi sumber untuk mempelajari sejarah Tiga Negara yang sebenarnya.

            Demikian pentingnya dokumen ini sehingga ketika ditemukan oleh sejarawan modern, ratusan biografi tersebut dengan beragam dokumen pelengkap yang berisi kritisi. komentar serta fakta pembanding yang diwariskan dari suatu generasi ke generasi lainya.

            Catatan sejarah ini sebagian sudah diterjemahkan ke dalam bahasa inggris oleh para pemerhati sejarah klasik. namun sejauh ini kurang begitu populer dibandingkan dengan versi novelnya karena tidak berbentuk cerita ataupun tanpa narasi. lebih mirip dengan berita yang baku dan formal. setidaknya keberadaan catatan sejarah tersebut membuat pembaca modern mampu memisahkan antara mitos dan fakta yang terjadi dalam kisah Tiga Negara.

            Dengan membandingkan Kisah Tiga Negara atau Sanguo-yanyi dengan catatan sanguo-zhi bisa diketahui peristiwa sejarah yang sebenarnya terjadi. banyak pihak yang sudah melakukan cross check antara sumber tersebut dan mendapati banyak perbedaan. rangkuman dari perbedaan tersebut sudah ada entry wiki-nya sendiri yang bisa dilihat.

        Bisa dilihat formatnya berupa biografi yang bercerita tentang keputusan yang di ambil oleh seorang tokoh, alasan jasa serta tidak luput kesalahan yang mereka perbuat. 


            Sumber : Google 

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar